fbpx

Tentang Palestina

Friday, 07 August 2020 21:37

Inilah Yang Dirasakan Anak-Anak Yatim di Palestina

Rate this item
(2 votes)

Seperti yang kita ketahui jika Zionis Israel dan Palestina terlibat sebuah konflik yang terjadi sampai saat ini. Hal inilah yang menyebabkan banyak orang terbunuh tak terkecuali para ayah. Dari peristiwa tersebut membuat anak-anak yang tadinya memiliki orang tua lengkap menjadi yatim piatu bahkan para istri juga kehilangan suaminya.

Ini tentunya membuktikan bagaimana kekejaman Zionis Israel di Palestina. Nah, pada kesempatan kali ini kami akan membahas mengenai kisah anak-anak yatim Palestina. Oleh karena itu, simak ulasannya berikut ini:

Kisah Anak-Anak Yatim Di Palestina
Di jalur Gaza memang tak bisa kita pungkiri jika situasinya sangat buruk. Bahkan jika kita berada di sana pastinya tidak akan merasakan yang namanya rasa aman dan nyaman, di Palestina hanya ada rasa taut dan mencekam karena kita tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi di menit berikutnya berada di jalur Gaza tersebut.

Banyak orang yang kehilangan sanak saudaranya, bahkan yang paling parah adalah anak-anak yatim di Palestina yang kehilangan orang tuanya, hal tersebut pastinya membuat hati kita pilu karena banyak anak-anak yang pastinya masih membutuhkan kasih sayang orang tuanya tetapi ia harus rela ditinggal pergi untuk selama-lamanya.

Namun yang paling mengharukan dari kisah-kisah anak-anak yatim di Palestina adalah mereka rata-rata menghafal Al-Qur’an. Walaupun minimnya fasilitas mereka tetap semangat menghafalnya. Bahkan ada salah satu cerita dari salah satu aktivis yang bisanya dipanggil “Ka Bimo” ia mendatangi sebuah TK yang berada di Palestina. Disana ada sekitar 163 orang anak yatim piatu yang orang tuanya menjadi korban perang. Ka Bimo memberikan pertanyaan  mengenai apa cita-cita mereka apa ada yang ingin menjadi dokter, pemain sepak bola ada beberapa anak yang mengangkat tangan.

Namun, ketika Ka Bimo bertanya apakah ada yang ingin menjadi penyanyi ataupun presiden yang menakjubkan adalah tak ada satupun anak yang mengangkat tangan. Dan sampailah di pertanyaan yang paling menarik yaitu “Siapa yang ingin menjadi syahid fi sabilillah?” jawabannya tak ada satupun anak yang mengangkat tangan.

Namun, tanpa dikomando anak-anak TK Tersebut berdiri dan mengepalkan tangan dan berseru mereka ingin syahid. 

Subahanallah mendengar ceritanya saja sudah membuat kita meneteskan air mata. Alangkah beruntungnya kita merasakan hidup yang aman dan  nyaman. Oleh karena itu, kita patut bersyukur atas karunia yang sudah Tuhan berikan kepada kita.

Dampak Bagi Anak-Anak Yatim Palestina 
Dampak yang ditimbulkan ketika ayah maupun suami tidak ada adalah mereka akan mendapat masalah karena istri ataupun ibu dan anak-anak menjadi kehilangan arah. Karena mereka menjadi bingung bagaimana cara memperoleh makanan dan biaya untuk hidup. Walaupun para ibu ingin bekerja, tetapi yang menjadi masalah adalah tidak adanya pekerjaan di Palestina. Hal ini juga yang menyebabkan terjadinya krisis psikologi baik ibu ataupun anak-anak.

Demikianlah ulasan singkat yang bisa kami sampaikan mengenai kisah anak-anak yatim di Palestina. Semoga informasi di atas dapat bermanfaat untuk menambah wawasan.•••

Read 557 times

GET NEWSLETTER

Dapatkan berita terkini dari SADAQA langsung ke alamat email Anda

GRIYA SADAQA

Jl. Ciputat Raya No.6
Pondok Pinang
Kebayoran Lama
Jakarta Selatan 12310
INDONESIA

Email: info@sadaqa.or.id
Phone: 021 - 75900118

GET NEWSLETTER

Dapatkan berita terkini dan informasi aktivitas SADAQA lainnya langsung melalui e-mail Anda:

DATA KUNJUNGAN

163011
Hari ini
Minggu ini
Bulan ini
TOTAL
135
494
2269
163011
Your IP: 3.236.16.13