SOLO – Tim SADAQA sukses melaksanakan rangkaian safari silaturahmi intensif selama tiga hari di wilayah Jawa Tengah, mulai Senin (1/6/2026) hingga Rabu (3/6/2026). Langkah maraton ini menyasar tiga wilayah utama, yakni Kabupaten Klaten, Kota Solo, dan Kabupaten Karanganyar, guna memperkuat jejaring kemitraan lokal serta memperluas syiar program lembaga.
Perjalanan strategis ini diawali pada Senin sore di Kabupaten Klaten dengan mengunjungi Kantor YASR. Dalam pertemuan tersebut, Tim Sadaqa disambut langsung oleh Pendiri sekaligus Pembina YASR, Pak Agung Suryantoro. Pertemuan ini difokuskan untuk membangun kembali serta mereaktivasi hubungan kerja sama yang sempat terjalin pada tahun 2024 lalu. Meski saat ini YASR masih terikat komitmen reguler dengan AIM hingga akhir tahun 2026, kedua belah pihak sepakat untuk menjajaki peluang kolaborasi besar pada tahun 2027, termasuk rencana pelaksanaan Tabligh Akbar bersama Ustadz Abdul Somad (UAS) atau Ustadz Adi Hidayat (UAH) yang diproyeksikan bertempat di Gedung Bung Karno atau Masjid Al Aqsa Klaten.
Safari berlanjut pada Senin malam di Kota Solo, tepatnya di LegiPait. Tim Sadaqa melakukan konsolidasi internal bersama Koordinator Wilayah (Korwil) Jawa Tengah, Ustadz Badawi, beserta jajarannya, Ustadz Heru, dan Kang Indrawan. Pertemuan ini mematangkan timeline kunjungan dinas di Jawa Tengah sekaligus meluncurkan dua program inovatif terbaru, yakni ChitChat dan peringatan Hari Anak Nasional, sebagai pilar gerakan dakwah sosial mendatang.
Pada hari kedua, Selasa (2/6/2026), Tim Sadaqa bergerak cepat melakukan serangkaian kunjungan tokoh agama dan donatur secara paralel. Agenda dimulai dengan menemui Ustadz Zainal dari Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) di Dapur Joglo, Solo. Perjalanan kemudian bergeser ke Kabupaten Karanganyar untuk bersilaturahmi dengan Ustadz Abdurrahim Basyir selaku perwakilan Dewan Syariah Kota Solo di Pondok Pesantren Salman Al Farisi. Sore harinya, tim memecah agenda secara efektif; sebagian tim menemui Ustadz Satria (Ikatan Pengajian Ahad Pagi) dan Ustadz Faris di Kopi Klatak, sementara sebagian lainnya melakukan pertemuan khusus dengan donatur strategis, Pak Yuli, yang menjabat sebagai Direktur Percetakan Dipo Mulyo. Rangkaian safari ini akhirnya resmi ditutup pada Rabu pagi (3/6/2026) melalui diskusi santai dan sarapan bersama Doktor Khalid serta Korwil Jateng di Soto Pleret, Solo.
Melalui kunjungan maraton ini, Tim Sadaqa berhasil mengamankan komitmen lokal, menyerap aspirasi para tokoh umat, serta memetakan peluang kolaborasi baru. Hasil dari perjalanan ini akan menjadi acuan penting bagi manajemen pusat dalam mengeksekusi program kerja strategis yang lebih berdampak dan berkelanjutan di wilayah Jawa Tengah.•••
