Dikutip di Al Arabiya pada 1 Mei 2026, Anwar Gargash, penasihat diplomatik Presiden Uni Emirat Arab Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan, menyebut “kehendak kolektif internasional” sebagai penjamin kebebasan navigasi di Selat Hormuz.
Di tanah yang disebut sebagai Baitul Maqdis, hari ini berdiri 135.000 tenda. Sebagian besar—93 persennya, sekitar 125.000 unit— adalah tenda-tenda usang yang nyaris rubuh.
Harapan untuk mengakhiri perang di Gaza secara permanen kembali menemui jalan buntu. Hamas secara tegas menolak rencana pelucutan senjata yang diajukan oleh Perwakilan Tinggi Dewan Perdamaian pimpinan AS, Nickolay Mladenov, yang terindikasi condong kepada penjajah Israel.
- 40 Hari Tertutup, Pintu Masjid Al-Aqsa Dibuka Lagi: Akankah Bertahan Lama?
- 20 Kapal Perancis Siap Bergabung “Spring Mission 2026” dari Global Sumud Flotilla
- Personel Penjaga Perdamaian RI Gugur Akibat Serangan Artileri Israel di Lebanon Selatan
- Serangan Udara Israel Kembali Hantam Tenda-tenda Pengungsi Palestina di Gaza Tengah
