Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyerukan kepada negara-negara donor untuk segera menutup kekurangan dana sebesar 100 juta dolar AS yang sedang dihadapi UNRWA, badan PBB yang menangani pengungsi Palestina.
Dalam konferensi donor, Guterres memperingatkan bahwa keselamatan dan kesejahteraan jutaan pengungsi Palestina berada dalam risiko apabila krisis pendanaan ini tidak segera diatasi. Ia juga menyoroti kondisi kemanusiaan di Gaza yang disebut sangat mengerikan, meningkatnya kekerasan di Tepi Barat, serta dampak konflik terhadap para pengungsi Palestina di Lebanon.
Menurut Guterres, selain kekurangan dana, UNRWA juga menghadapi berbagai pembatasan operasional di wilayah Palestina yang diduduki. Kondisi tersebut dinilai semakin menghambat upaya badan PBB itu dalam memberikan layanan pendidikan, kesehatan, dan bantuan kemanusiaan bagi para pengungsi.
Ia juga mengecam kampanye disinformasi dan upaya mencemarkan nama baik UNRWA, seraya menegaskan bahwa badan tersebut tetap memegang peranan penting bagi jutaan warga Palestina.•••
