Serangan Israel Kembali Lukai Warga Sipil Gaza, Gencatan Senjata Terus Dilanggar

Serangan Israel Kembali Lukai Warga Sipil Gaza, Gencatan Senjata Terus Dilanggar

Gaza — Serangan Israel kembali melukai warga sipil di berbagai wilayah Jalur Gaza, menandai pelanggaran terbaru terhadap gencatan senjata yang berlaku sejak Oktober. Tembakan pasukan Israel, serangan udara, dan bombardir artileri dilaporkan terjadi hampir setiap hari, sementara situasi kemanusiaan di wilayah yang terkepung itu kian memburuk.

Sumber medis Palestina melaporkan sejumlah warga sipil terluka akibat tembakan drone Israel di lingkungan Zeitoun, Gaza bagian selatan. Di wilayah selatan Gaza, dua orang—termasuk seorang anak perempuan—terluka akibat tembakan di kawasan al-Mawasi, sebelah barat Khan Younis. Luka-luka juga dilaporkan di area yang seharusnya telah ditarik mundur oleh pasukan Israel sesuai kesepakatan gencatan senjata.

Di Gaza bagian timur, Rumah Sakit al-Ahli Arab menerima tiga korban luka akibat tembakan Israel di dekat Netzarim. Saksi mata menyebutkan sebuah drone Israel menembaki sekelompok warga. Sementara itu, Kompleks Medis Nasser mengonfirmasi dua korban luka tambahan di al-Mawasi. Di Gaza tengah, seorang pria Palestina ditembak di kepala di Deir el-Balah dan dilaporkan dalam kondisi serius.

Militer Israel juga melancarkan serangan udara terhadap bangunan-bangunan di Rafah, Gaza selatan, serta menembakkan artileri ke wilayah timur Jabalia di utara dan lingkungan Tuffah di Gaza. Tembakan helikopter dilaporkan terdengar di sekitar kamp pengungsi Bureij, sementara angkatan laut Israel menembaki pesisir Khan Younis.

Serangan-serangan ini terjadi di tengah pembentukan komite teknokratis Palestina beranggotakan 15 orang yang bertujuan mengelola layanan publik bagi lebih dari dua juta penduduk Gaza. Namun, badan tersebut menghadapi tantangan besar, termasuk persoalan pendanaan, operasional, dan potensi hambatan dari Israel.

Pejabat Palestina menyatakan Israel telah berulang kali melanggar gencatan senjata yang dimediasi Amerika Serikat, dengan lebih dari 460 warga Palestina tewas dan lebih dari 1.200 lainnya terluka sejak perjanjian itu berlaku pada 10 Oktober. Pembatasan masuknya makanan, bantuan medis, dan bahan tempat tinggal juga terus berlanjut, memperparah krisis kemanusiaan di tengah cuaca dingin.

Sejak 7 Oktober 2023, serangan Israel di Gaza telah menewaskan lebih dari 71.000 warga Palestina dan melukai lebih dari 171.000 orang, sebagian besar perempuan dan anak-anak. Sekitar 90 persen infrastruktur sipil dilaporkan hancur, dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa memperkirakan biaya rekonstruksi mencapai 50 miliar dolar AS.

SADAQA MULIA MUBARAKA
GRIYA SADAQA
Jl. Ciputat Raya No.6, RT.6/RW.6, Pd. Pinang,
Kec. Kby. Lama, Kota Jakarta Selatan,
Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12310,
Indonesia

ORGANIZATIONS

Selayang Pandang
Visi dan Misi
Struktur Organisasi
Sebaran Wilayah Kegiatan

PROGRAMS

Indonesia Bersedekah
Suara Kemanusiaan
Daurah Maqdisiyyah
Sadaqa Talk Forum
Forum Qur'an Sadaqa

VISITORS

0000000001258075
Today: 13
This Week: 47
This Month: 69
Total: 1,258,075