Usianya baru tujuh tahun. Namun, Hala Lubbad harus menghadapi kenyataan yang terlalu berat untuk dipahami seorang anak.
Serangan Israel yang menghantam rumah keluarganya di Gaza City memicu kebakaran hebat dan merenggut nyawa kedua orang tuanya serta dua saudaranya. Hanya Hala dan kakaknya yang berhasil selamat.
Kini, Hala menjalani perawatan di Rumah Sakit Al-Shifa dengan luka bakar serius di tangan dan kakinya. Di tengah rasa sakit yang belum pulih, ia terus mengulang pertanyaan yang sama kepada orang-orang di sekitarnya.
Di mana ibuku? Di mana ayahku?
Keluarganya belum sanggup mengatakan bahwa kedua orang tua dan saudara-saudaranya telah tiada. Dokter dan psikolog menyarankan agar kabar itu disampaikan secara perlahan demi menjaga kondisi mental Hala.
Menurut PBB, sekitar 17.000 anak di Gaza telah menjadi yatim piatu atau terpisah dari orang tua maupun pengasuh utama mereka sejak perang dimulai pada Oktober 2023. Di balik setiap angka tersebut, ada anak-anak seperti Hala yang kehilangan rumah, keluarga, dan rasa aman di usia yang masih sangat belia.•••
