Peringatan tiga tahun genosida di Gaza bukanlah awal dari segalanya, melainkan babak terbaru dari sejarah panjang perampasan hak dan kekerasan atas tanah Palestina.
Upaya untuk menghapus Palestina telah berlangsung jauh sebelum peristiwa Thufanul Aqsa, 7 Oktober 2023.
Duka dan penderitaan rakyat Palestina telah terjadi selama puluhan tahun. Bergenerasi-generasi warga Palestina dipaksa hidup dalam pengusiran massal, perampasan tanah, penangkapan sewenang-wenang tanpa pengadilan, hingga penghancuran rumah dan pemblokadean akses hidup.
Sejarah mencatat rangkaian peristiwa kelam yang terus berulang:
- 1948 (An-Nakbah)
- 1967 (Perang Arab-Israel)
- 1987 & 2000 (Intifada Pertama & Kedua)
- 2007 (Blokade Gaza)
- 2008, 2012, 2014, & 2021 (Serangkaian Perang Gaza)
- 2023 (Thufanul Aqsa)
Melihat perjalanan panjang ini, memperjuangkan Palestina bukan hanya tentang merespons kejadian hari ini, tetapi juga merawat ingatan atas ketidakadilan yang telah berlangsung lama.
Mari terus bersuara, mendoakan, dan mengulurkan tangan untuk menguatkan saudara-saudara kita di Palestina.
