fbpx

TA-AMMULAT

Friday, 05 April 2024 10:24

Madrasah Puasa dan Pembinaan Jiwa

Written by Syaikh Mustafa al-Maraghi
Rate this item
(0 votes)

Hari ini kaum muslimin menyambut datangnya bulan ramadhan. Di bulan ini Allah mewajibkan puasa sebagaimana diwajibkan atas umat-umat terdahulu. Di bulan ini Allah mulai menurunkan al-Quran kepada Nabi Muhammad saw.

Ramadan datang setiap tahun membawa berbagai kenangan terbaik dan terindah, kenangan generasi awal Islam yang dengannya Allah menyempurnakan nikmat, meridhainya sebagai agama bagi dunia, menamakannya sebagai petunjuk dan pembeda, menjadikannya sebagai tanda-tanda yang jelas, meletakkan di dalamnya dasar-dasar sistem yang tetap dan tidak berubah bagi manusia, menjadikannya sebagai timbangan amal, pilar kebenaran, undang-undang keluarga, nutrisi ruh, kelezatan akal, kesenangan jiwa, obat hati, terapi jiwa yang liar, dan tiang penegak akhlak manusia.

Di bulan ini ada dua nikmat: Nikmat al-Quran dan nikmat puasa. Nikmat ilmu, cahaya serta hidayah dan nikmat sarana untuk menerima limpahan ini. Dengan berpuasa jiwa terlatih, merasa mantap kepada kebenaran, tergerak untuk menerimanya, dan terjauhkan dari berbagai kenistaan fisik dan gejolak syahwat yang beragam seperti kebencian, kedengkian, dendam, kecenderungan untuk memuaskan nafsu makan, minum dan lainnya. Dengan berpuasa jiwa juga meningkat menuju ketinggian spiritual, siap menerima limpahan karunia Ilahi dan memahami berbagai makna, pelajaran dan nasehat yang terkandung di dalam ayat-ayat al-Quran.

Puasa sebagaimana diketahui adalah menahan berbagai syahwat fisik dan bersabar menghadapi hal-hal yang tidak disukai. Karena itu puasa membantu menguatkan kemauan, membiasakan menanggung beban berat dan gangguan, dan melatih jiwa untuk tidak merasa berat dalam meninggalkan atau menyalahi kebiasaan. Ia bisa menerima makanan pagi di waktu sore dan makanan sore di waktu pagi. Juga bisa bersabar menahan haus dan lapar di siang hari. Dengan demikian ia terbiasa menghadapi berbagai benturan dan kejutan yang tidak diperkirakan.

Puasa merupakan sarana terbesar dalam membentuk kemampuan bersabar atau berbagai kemampuan akhlak. Tidak ada yang mampu berjuang dalam kehidupan kecuali orang yang bersabar. Tidak ada yang mampu menghadapi hari-hari sulit dan tidak menentu kecuali orang yang bersabar. Tidak ada yang berhasil mencapai berbagai ilmu kecuali orang yang bersabar. Tidak ada yang mampu menemukan rahasia eksistensi dengan melakukan penelitian dan berfikir mendalam kecuali orang yang bersabar. Tidak ada yang bisa menjadi dermawan dengan harta dan jiwanya kecuali orang yang bersabar. Tidak ada yang mampu beribadah kepada Allah dengan ibadah yang sebenarnya kecuali orang yang bersabar.

Karena itu dikatakan: Kesabaran adalah separuh keimanan. Kata sabar disebutkan di dalam al-Quran dan dipesankan lebih dari 70 kali. Berikut ini sebagian ayat al-Quran tentang kesabaran:

  ۗ اِنَّمَا  يُوَفَّى  الصّٰبِرُوْنَ  اَجْرَهُمْ  بِغَيْرِ  حِسَا بٍ

"Hanya orang-orang yang bersabarlah yang disempurnakan pahalanya tanpa batas." (QS. Az-Zumar: 10)

وَ  جَعَلْنَا  مِنْهُمْ  اَئِمَّةً  يَّهْدُوْنَ  بِاَ مْرِنَا  لَمَّا  صَبَرُوْا  ۗ وَكَا نُوْا  بِاٰ يٰتِنَا  يُوْقِنُوْنَ

"Dan Kami jadikan di antara mereka itu pemimpin-pemimpin yang memberi petunjuk dengan perintah Kami selama mereka sabar. Mereka meyakini ayat-ayat Kami." (QS. As-Sajdah: 24)

  ۗ وَتَمَّتْ  كَلِمَتُ  رَبِّكَ  الْحُسْنٰى  عَلٰى  بَنِيْۤ  اِسْرَآءِيْلَ  ۙ بِمَا  صَبَرُوْا  ۗ 

"Dan telah sempurnalah firman Tuhanmu yang baik itu (sebagai janji) untuk Bani Israil disebabkan kesabaran mereka.." (QS. Al-A'raf: 137)

  ۗ وَاِ نْ  تَصْبِرُوْا  وَتَتَّقُوْا  فَاِ نَّ  ذٰلِكَ  مِنْ  عَزْمِ  الْاُ مُوْرِ

"Jika kamu bersabar dan bertakwa, maka sesungguhnya yang demikian itu termasuk urusan yang (patut) diutamakan." (QS. Ali 'Imran: 186)

يٰۤـاَيُّهَا  الَّذِيْنَ  اٰمَنُوا  اصْبِرُوْا  وَصَا بِرُوْا  وَرَا بِطُوْا  ۗ وَا تَّقُوا  اللّٰهَ  لَعَلَّكُمْ  تُفْلِحُوْنَ

"Wahai orang-orang yang beriman! Bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah agar kamu beruntung." (QS. Ali 'Imran: 200)

Di dalam puasa terdapat manfaat yang sangat besar tersebut. Disamping mengingatkan keadaan orang-orang miskin dan tidak mampu agar kita merasakan apa yang dirasakan oleh mereka yang lapar dan dahaga lalu perasaan ini mendorong kita untuk berempati dan membantu mereka.

Nabi saw menjadi orang paling dermawan di bulan Ramadan, saat bertemu Jibril setiap malam Ramadhan. Bahkan lebih dermawan dari angin yang berhembus.

Puasa juga mengingatkan nikmat. Karena terus-menerus menikmati sesuatu bisa membuat lupa akan sumber nikmat dan melupakan besarnya nikmat yang sedang dirasakan. Jika nikmat itu terputus, baru menyadari besarnya nikmat yang ada. Lapar mengingatkan nikmat makanan dan haus mengingatlan nikmat air. Mengingat nikmat saja belum bisa menggantikan kewajiban mensyukurinya tetapi harus ditindaklanjuti dengan melakukan berbagai ketaatan dan menjauhi semua larangan Allah. Allah mengisyaratkan hal ini di dalam firman-Nya:

يٰۤـاَيُّهَا  الَّذِيْنَ  اٰمَنُوْا  كُتِبَ  عَلَيْکُمُ  الصِّيَا مُ  کَمَا  كُتِبَ  عَلَى  الَّذِيْنَ  مِنْ  قَبْلِکُمْ  لَعَلَّكُمْ  تَتَّقُوْنَ 

"Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa," (QS. Al-Baqarah: 183)

Apa yang kami sebutkan di atas menjelaskan kenapa puasa menjadi salah satu rukum Islam yang lima dan Allah menambah kemuliaan puasa dengan menisbatkan kepada-Nya. Disebutkan dalam hadis mulia:

كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ يُضَاعَفُ الْحَسَنَةُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا إِلَى سَبْعمِائَة ضِعْفٍ قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ إِلَّا الصَّوْمَ فَإِنَّهُ لِي وَأَنَا أَجْزِي بِهِ يَدَعُ شَهْوَتَهُ وَطَعَامَهُ مِنْ أَجْلِي

"Setiap amal anak Adam dilipatgandakan pahalanya. Satu kebaikan diberi pahala sepuluh hingga tujuh ratus kali. Allah 'azza wajalla berfirman; 'Kecuali puasa, karena puasa itu bagi-Ku dan Akulah yang akan memberinya pahala. Sebab, ia telah meninggalkan nafsu syahwat dan nafsu makannya karena-Ku.' (Muslim 1945)

Puasa merupakan ibadah rahasia, tidak ada yang mengetahuinya kecuali Allah. Hakikat puasa tercapai bila terbebas dari riya', tidak dirusak oleh hal-hal yang biasa merusak ibadah-ibadah lainnya seperti ibadah fisik dan harta. Ibadah puasa ini murni karena Allah, tidak berlangsung dengan pemantauan makhluk. Allah-lah yang memberinya balasan dan mengetahui ukuran pahalanya dan pelipatgandaan kebaikan-kebaikannya. Karena puasa merupakan bentuk kesabaran maka pahalanya tanpa batas:

  ۗ اِنَّمَا  يُوَفَّى  الصّٰبِرُوْنَ  اَجْرَهُمْ  بِغَيْرِ  حِسَا بٍ

"Hanya orang-orang yang bersabarlah yang disempurnakan pahalanya tanpa batas." (QS. Az-Zumar: 10)

Orang yang melakukan ibadah selain puasa bisa jadi mendapat balasan dari makhluk tetapi orang yang melakukan ibadah puasa hanya mendapat balasan dari Allah.

Diantara hak ibadah ini, agar sempurna dan diterima di sisi Allah, harus disempurnakan dengan menahan berbagai anggota badan dari melakukan berbagai dosa, dengan menundukkan pandangan, menjaga lisan dari perkataan sia-sia, kedustaan, bergunjing, adu domba, perbuatan keji, permusuhan dan perdebatan; menahan pendengaran dari hal-hal yang makruh; dan tidak berlebihan dalam mengonsumsi makanan dan minuman yang halal. Sabda Nabi saw:

مَنْ لَمْ يَدَعْ قَوْلَ الزُّورِ وَالْعَمَلَ بِهِ فَلَيْسَ لِلَّهِ حَاجَةٌ فِي أَنْ يَدَعَ طَعَامَهُ وَشَرَابَهُ

"Barangsiapa tidak meninggalkan ucapan keji dan berbuat keji, Allah tidak butuh orang itu meninggalkan makan dan minumnya." (Bukhari 1770)

Yakni Allah tidak menerima puasanya karena menjadi amalan jasad tanpa ruh, tidak memberikan pengaruh yang baik kepadanya sehingga dia hanya meninggalkan makanan dan minuman saja. Allah tidak butuh dia meninggalkan makanan dan minuman karena Allah ingin agar hamba-Nya bertakwa dan mendapatkan pengaruh yang baik dari ibadah-ibadah yang dilakukan. Firman Allah yang semakna dengan hal ini:

لَنْ  يَّنَا لَ  اللّٰهَ  لُحُـوْمُهَا  وَلَا  دِمَآ ؤُهَا  وَلٰـكِنْ  يَّنَا لُهُ  التَّقْوٰى  مِنْكُمْ  ۗ 

"Daging (hewan kurban) dan darahnya itu sekali-kali tidak akan sampai kepada Allah, tetapi yang sampai kepada-Nya adalah ketakwaan kamu.." (QS. Al-Hajj: 37)

Takwa menjadi tujuan puasa sebagaimana firman Allah:

يٰۤـاَيُّهَا  الَّذِيْنَ  اٰمَنُوْا  كُتِبَ  عَلَيْکُمُ  الصِّيَا مُ  کَمَا  كُتِبَ  عَلَى  الَّذِيْنَ  مِنْ  قَبْلِکُمْ  لَعَلَّكُمْ  تَتَّقُوْنَ 

"Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa," (QS. Al-Baqarah: 183)•••

 

 

Read 76 times

PENYALURAN BANTUAN KEMANUSIAAN

Penyaluran Bantuan Untuk Pengungsi Palestina di Sekolah Quran Soekarno-Hatta, Kilis, Turkiye
Hasil Awal yang Memuaskan dari Taman Baca Soekarno-Hatta
Qurban Full Berkah: Berkahnya Full 2018
SADAQA Salurkan Paket Ifthar dan Sahur untuk Jamaah Masjid Al-Aqsa
Penyaluran Tahap Pertama Program "Selamatkan Palestina!"

ARTIKEL

Madrasah Puasa dan Pembinaan Jiwa

05-Apr-2024

Madrasah Puasa dan Pembinaan Jiwa

Hari ini kaum muslimin menyambut datangnya bulan ramadhan. Di bulan ini Allah mewajibkan puasa sebagaimana diwajibkan atas ...

>>

PENYALURAN

SADAQA Gandeng Persit Kartika Chandra Kirana Cabang VI untuk Lombok

15-Aug-2018

SADAQA Gandeng Persit Kartika Chandra Kirana Cabang VI untuk Lombok

Bismillah.. tenda-tenda donasi siap di kirim ke Lombok untuk membantu saudara-saudara kita yang terkena musibah gempa bumi ...

>>

PENYALURAN

#BangkitPalu SADAQA Salurkan Bantuan ke Desa Sidera, Sigi

09-Oct-2018

#BangkitPalu SADAQA Salurkan Bantuan ke Desa Sidera, Sigi

Senin 8 Oktober 2018, team SADAQA bersiap menyalurkan bantuan ke desa Sidera, Kabupaten Sigi. Dokter Muhammad Wahyuddin juga ...

>>

PROGRAM

Safari Dakwah SADAQA Sepanjang Ramadhan 1445 H/2024

18-Mar-2024

Safari Dakwah SADAQA Sepanjang Ramadhan 1445 H/2024

Berdasarkan hasil sidang isbat yang diumumkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia, bulan Ramadhan 1445 H jatuh pada ...

>>

PROGRAM

Motivasi Qurani dengan Tema "Kewajiban Kita terhadap Al Quran"

29-Sep-2018

Motivasi Qurani dengan Tema "Kewajiban Kita terhadap Al Quran"

Motivasi Qurani dg tema "Kewajiban Kita terhadap Al Quran" di pesantren Darul Quran Aceh bersama Dr. Said ...

>>

PENYALURAN

SADAQA Tuntaskan Penyaluran Daging Qurban 2019 Tepat di Musim Dingin

25-Dec-2019

SADAQA Tuntaskan Penyaluran Daging Qurban 2019 Tepat di Musim Dingin

Alhamdulillah tahap terakhir penyaluran daging Qurban 2019 yang dibeli dan disembelih di India bisa kita distribusikan di ...

>>

PROGRAM

Safari Ramadhan Bersama Syeikh Palestina

03-Jul-2018

Safari Ramadhan Bersama Syeikh Palestina

Safari Ramadhan Bersama Syeikh Palestina

>>

KOMUNITAS

STF#9: Merebut Heliopolis di Pintu Afrika

03-Feb-2021

STF#9: Merebut Heliopolis di Pintu Afrika

Kaum Turki adalah bangsa yg ikut menciptakan wajah dunia hari ini. Negeri mereka saat ini berdiri diatas ...

>>

PENYALURAN

Pendistribusian 500 Paket Ifthar untuk Masyarakat di Wilayah Gaza

25-Jun-2019

Pendistribusian 500 Paket Ifthar untuk Masyarakat di Wilayah Gaza

Ini adalah pendistribusian 500 paket Ifthar yang dilakukan oleh SADAQA untuk masyarakat di wilayah Gaza.

>>

ARTIKEL

"Jasa Baik" Kaum Atheis Atas Orang-orang Beriman

20-May-2024

"Jasa Baik" Kaum Atheis Atas Orang-orang Beriman

Baru-baru ini ada diskusi – dan masih berlangsung – tentang beberapa penguasa Arab yang mendirikan pusat kebudayaan ...

>>

PENYALURAN

SADAQA Salurkan Donasi Program Winter Aid untuk Masyarakat Gaza

16-Nov-2023

SADAQA Salurkan Donasi Program Winter Aid untuk Masyarakat Gaza

Melalui lembaga Darul Quran Al Karim wa Sunnah Gaza (DQWS), SADAQA salurkan dana sebesar USD 5.000 (80 ...

>>

ARTIKEL

Gaza Tidak Akan Jatuh!

04-May-2024

Gaza Tidak Akan Jatuh!

Kepada para pecinta Gaza yang mengkhawatirkan kejatuhannya: Tenanglah, insya Allah Gaza lebih kuat dari apa yang kalian ...

>>
©Sadaqa Mulia 2024. All Rights Reserved.