Gaza — Badai musim dingin hebat yang melanda Jalur Gaza sepanjang bulan lalu telah berdampak pada sekitar 65.000 rumah tangga, menurut laporan terbaru Kantor Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) yang dirilis pada Selasa (6/01/2026).
Gaza – Sepuluh negara, termasuk Kanada dan Inggris, menyatakan keprihatinan serius atas memburuknya kembali situasi kemanusiaan di Gaza, dan menggambarkan kondisi di wilayah tersebut sebagai “katastropik”, sementara Israel terus memblokir masuknya bantuan yang sangat dibutuhkan ke Jalur Gaza yang dilanda perang, meskipun telah ada gencatan senjata.
Hujan lebat merendam puluhan tenda yang menampung warga Palestina terlantar di Gaza selatan pada Selasa, menurut kesaksian warga di tengah cuaca buruk yang melanda wilayah tersebut.
- Musim Dingin Tiba, Krisis Gaza Makin Parah Akibat Akses Bantuan yang Terbatas
- Serangan Terbaru Israel di Gaza : Puluhan Tewas, Gencatan Senjata Dilanggar, Bantuan Dibatasi
- Gaza Hadapi Musim Dingin Ekstrem di Tengah Krisis Shelter dan Kekurangan Pangan
- UNICEF: Israel Membunuh Dua Anak Setiap Hari di Gaza Meski Ada Gencatan Senjata
