UNICEF memperingatkan pada hari Jumat bahwa hampir dua anak tewas setiap hari di Gaza sejak gencatan senjata dimulai. Badan tersebut mengatakan serangan Israel terus berlanjut meskipun perjanjian itu dimaksudkan untuk menghentikan pembunuhan.
Satu bulan setelah deklarasi gencatan senjata di Jalur Gaza, Israel telah melanggar perjanjian tersebut dengan serangan hampir setiap hari, yang menewaskan ratusan orang.
Puluhan atlet mendesak badan sepak bola Eropa, UEFA, untuk menangguhkan Israel karena pelanggaran hak asasi manusia terhadap warga Palestina. Dalam sebuah surat kepada Presiden UEFA Aleksander Ceferin, organisasi Athletes for Peace, yang mewakili lebih dari 70 tokoh olahraga, mendukung seruan untuk memutus hubungan dengan Asosiasi Sepak Bola Israel.
- Meskipun Ada Gencatan Senjata, Israel Secara Terang-Terangan Gunakan Bantuan sebagai Senjata terhadap Warga Palestina
- Serangan Israel Berlanjut di Gaza Meski Gencatan Senjata Telah Diumumkan
- Kesepakatan Gencatan Senjata untuk Akhiri Perang di Gaza Dicapai
- Nasib Anak-anak di Gaza: Tewas Akibat Bom atau Sekarat karena Kelaparan
